Pembentukan Moral melalui Kegiataan Keagamaan, Ekplorasi Peran Remaja Desa Kedai Durian Kecamatan Deli Tua

Authors

  • Dian Rahma Sari Universitas Islam Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.66867/as.v2i2.57

Keywords:

Pembentukan Moral, Sosial Keagamaan, Remaja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh partisipasi aktif remaja dalam kegiatan sosial keagamaan terhadap pembentukan karakter dan moral. Dengan menggunakan pendekatan holistik, penelitian ini melibatkan remaja dari Dusun VI Desa Kedai Durian sebagai subjek penelitian. Fokus utama adalah pada keberagaman kegiatan sosial keagamaan yang melibatkan masjid Al-Fajar sebagai pusat aktivitas keagamaan di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan melibatkan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis konten dari kegiatan sosial keagamaan yang diikuti oleh remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi aktif remaja dalam kegiatan sosial keagamaan di masjid Al-Fajar memberikan dampak positif pada pembentukan karakter, peningkatan moralitas, dan kesiapan menghadapi tantangan global. Namun, penelitian juga menyoroti hambatan dalam menghadapi pengaruh teknologi, khususnya penggunaan smartphone, yang dapat mengurangi waktu dan fokus remaja pada kegiatan keagamaan. Tantangan ini memberikan pemahaman lebih dalam tentang kompleksitas pengaruh lingkungan modern terhadap pembentukan karakter dan moral remaja. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang pentingnya kegiatan sosial keagamaan dalam konteks pembentukan karakter dan moral remaja. Implikasi praktis termasuk perluasan peran masyarakat, lembaga keagamaan, dan terutama orang tua dalam mendukung partisipasi remaja dalam kegiatan keagamaan sebagai bagian integral dari pembentukan karakter dan moral mereka

References

Abdillah, I. (2023). Wawancara dengan Izza Abdillah (Ketua Remaja Masjid Al-Fajar).

J. Mark Halstead. (2007). Islamic values: a distinctive framework for moral education? Journal of Moral Education, 36(3), 283–296. https://doi.org/10.1080/03057240701643056

Larson, R. W. (2002). Globalization, Societal Change, and New Technologies: What They Mean for the Future of Adolescence. Journal of Research on Adolescence, 12(1), 1–30. https://doi.org/10.1111/1532-7795.00023

Mahendra, M. L. (2023). Teori Etologi dan Ekologi Perkembangan Perspektif Psikologi Islam. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 2(2), 79–86. https://doi.org/10.59944/amorti.v2i2.85

Mujahidah, N., & Yusdiana. (2023). Application of Albert Bandura’s social-cognitive theories in teaching and learning. Jurnal Pendidikan Islam, 12, 2131–2146. https://doi.org/10.30868/ei.v12i02.4585

Twenge, J. M., Martin, G. N., & Spitzberg, B. H. (2019). Trends in U.S. Adolescents’ media use, 1976–2016: The rise of digital media, the decline of TV, and the (near) demise of print. Psychology of Popular Media Culture, 8(4), 329–345. https://doi.org/10.1037/ppm0000203

Wawancara

Ariadi. (2023). Wawancara dengan Bapak Ariadi (Kepala Dusun VI).

Marjuni. (2023). Wawancara dengan Bapak Marjuni (Ketua II BKM Masjid Al-Fajar).

Nining. (2023). Wawancara dengan Ibu Nining (Orang Tua Remaja).

Shahnan. (2023). Wawancara dengan Shahnan (Sekretaris Remaja Masjid Al-Fajar).

Siagian, N. H. (2023). Wawancara dengan Nurmia Hayati Siagian (Remaja Dusun VI).

Downloads

Published

2024-05-31

How to Cite

Rahma Sari, D. (2024). Pembentukan Moral melalui Kegiataan Keagamaan, Ekplorasi Peran Remaja Desa Kedai Durian Kecamatan Deli Tua . As-Salam: Journal Islamic Social Sciences and Humanities, 2(2), 20–29. https://doi.org/10.66867/as.v2i2.57